BANDARLAMPUNG, RUANGBERITA.CO.ID – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah permanen tiga lantai di Jalan Teuku Umar No. 143 Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, kota Bandarlampung pada Sabtu (27/6/2026) siang.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan setempat mengerahkan puluhan personel dan belasan armada untuk menjinakkan si jago merah.
Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan kota Bandarlampung, Anthoni Irawan mengatakan Mako Tendean menerima laporan kebakaran dari warga pada pukul 13.48 WIB.
“Respon cepat ditunjukkan oleh petugas armada pertama dari Pos Siaga Kedaton yang tiba di lokasi dalam waktu 3 menit, tepatnya pukul 13.51 WIB,” katanya.
Lanjutnya, Sebanyak 45 personel dari Pleton A dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas membawa total 11 unit mobil pemadam dari berbagai pos siaga, termasuk Mako Tendean, Kedaton, TKB, Langkapura, Way Halim, TBU, Rajabasa, Tanjung Senang, hingga Kedamaian.
“Proses pemadaman berlangsung ketat dan menghabiskan total 15 tangki air. Setelah berjuang selama hampir dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api secara total pada pukul 15.30 WIB,” katanya.
Menurut keterangan Joni (26), anak dari pemilik rumah, api bersumber dari aktivitas pembakaran sampah di gudang bawah rumah. Gudang tersebut berisi perabotan bekas dan barang rongsokan.
“Api yang semula kecil dengan cepat membesar, menyambar barang-barang bekas, lalu merembet ke area dalam rumah,” jelasnya.
Rumah yang terbakar tersebut milik Antoni (58), seorang buruh rongsok yang tinggal bersama 7 anggota keluarganya. Luas area yang hangus terbakar mencapai 10×7 meter. Barang-barang yang tidak sempat diselamatkan meliputi perabotan rumah tangga, peralatan elektronik seperti kulkas dan televisi, serta kasur dan kursi.
Berdasarkan keterangan pamong setempat, total kerugian materiil akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp50.000.000. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Seluruh penghuni rumah yang berjumlah 8 jiwa berhasil menyelamatkan diri. Hingga saat ini, penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran telah diserahkan kepada pihak berwajib. (Din/LN)
