BANDAR LAMPUNG, RUANGBERITA.CO.ID — Sebuah mobil ambulans terlihat mangkrak di pos area jaga tenaga kesehatan (nakes) Bundaran Gajah, Kota Bandar Lampung beberapa waktu lalu. Kondisi ini mendatangkan pertanyaan dari warga yang melintas di kawasan pusat kota tersebut. Kamis (13/8/2026).
Menanggapi hal itu, pihak koordinator ambulans Tugu Adipura , Faisal memberikan klarifikasi bahwa armada tersebut sengaja ditempatkan di sana sementara waktu akibat mengalami kecelakaan lalu lintas pada dua minggu yang lalu. Sesaat setelah insiden terjadi, pihak koordinator langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait untuk penanganan lebih lanjut.
“Hari itu kejadian hari itu kita langsung berkoordinasi dengan dinas kesehatan kota Bandarlampung,” paparnya.
Berdasarkan kronologi kejadian, ambulans tersebut ditabrak oleh seorang pengendara sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi (mengebut). Meski menjadi pihak yang ditabrak, pihak ambulans tetap menunjukkan rasa tanggung jawab kemanusiaan yang tinggi. Petugas di lapangan langsung mengevakuasi pengendara motor tersebut ke Rumah Sakit (RS) terdekat guna menjalani pemeriksaan medis dan memastikan kondisinya.
“Ketika akan menjemput Pasian dari RS dan mau diantar kerumah musibah itu terjadi. Nah, sebelum tiba di RS baru terjadi, dr persimpangan BW motor ngebut banget dari arah bawah hingga terjadilah tabrakan. Kita mengesampingkan mana yang benar dan mana yang salah. Namun, kita tanggung jawab penuh. Pengendara itu langsung kita obati di RS dan kita tawarkan untuk perawatan di Cokrodipo namun pengendara tersebut menolak,” ungkapnya.
Saat ini, mobil ambulans yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian bemper depan tersebut sudah tidak berada di lokasi pos jaga. Kendaraan operasional medis itu kini sedang masuk dalam proses perbaikan di salah satu bengkel mobil di Kota Bandar Lampung agar bisa segera kembali beroperasi melayani masyarakat.
“Sekarang mobil ambulance tersebut diperbaiki dan berada di bengkel,” ucapnya.
Faisal menyampaikan bahwa masyarakat kota Bandarlampung tidak perlu khawatir karena armada ambulans yang tersedia untuk melayani masyarakat yang membutuhkan ambulan gratis masih bisa tercover dengan mobil ambulans lainnya yang berjumlah sebanyak 10 armada yang masih stanby di Tugu Adipura. (Din/LN)
