BANDARLAMPUNG, RUANGBERITA.CO.ID – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di dampingi ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, Kapolresta , wakil walikota Bandarlampung menemui para demonstran secara langsung.Senin (1/9/2025).
Sebelumnya, massa demonstran berhasil masuk ke dalam gedung DPRD provinsi Lampung, namun setelah diberi arahan oleh pihak kepolisian massa berhasil di giring keluar ke pelataran gedung DPRD provinsi Lampung.
Gubernur Mirza di dampingi Forkopimda terpantau berjalan menemui massa di pelataran gedung DPRD provinsi Lampung untuk berdialog mendengarkan aspirasi mahasiswa yang menyampaikan 10 point tuntutan aksi Aliansi Mahasiswa Lampung.
Adapun 10 point tuntutan tersebut antara lain ;
- Sahkan UU perampasan aset
- Potong tunjangan dan gaji DPRD
- Tingkatkan kualitas gaji dosen dan guru
- Memerintahkan presiden Prabowo untuk memecat menteri-menteri yang problematik
- Meminta ketua partai yang kadernya berada di eksekutif dan legislatif untuk diberhentikan/restrukturisasi
- Reformasi total Polri dan adili pelaku pembunuh Affan Kurniawan serta evaluasi kinerja Polda Lampung.
7.Tolak RKUHP - Menolak efisiensi terhadap sektor pendidikan dan kesehatan
- Berhenti menggunakan pajak rakyat untuk menindas rakyat
- Pembebasan lahan untuk petani anak tuha, reformasi agraria pembebebasan lahan di Lampung.
Dan dari pantauan di lapangan, gubernur Mirza menampung semua aspirasi 10 point tuntutan dari massa demonstran. Aksi demontrasi di provinsi Lampung hari ini berjalan dengan kondusif dan cinta damai, setelah ditemui secara langsung oleh gubernur Lampung aksi massa akhirnya meninggalkan lokasi . (Din/LN)
