Disidik Provinsi Lampung Turunkan Tim Datangi Kediaman MR

BANDARLAMPUNG, RUANGBERITA.CO.ID – Kepala Dinas Pendidikan provinsi Lampung Thomas Amirico angkat bicara menyoal dugaan kasus pembullyan yang terjadi di sekolah SMAN 9 Bandarlampung.Selasa (16/9/2025).

Thomas menyampaikan bahwa untuk menindak lanjuti permasalahan tersebut dirinya sudah menurunkan tim untuk mendatangi diduga korban perundungan tersebut.

“Tim turun ke lapangan, kali ini tidak di dampingi oleh pihak sekolah hanya tim dinas saja.Ternyata memang ada beberapa faktor yang menyebabkan anak itu tidak mau sekolah,” ungkap Thomas saat ditemui di ruangberita.co.id di kantornya.

“Tapi intinya, MR ini siap untuk mengikuti proses belajar tapi memang dia meminta beberapa hari dua atau tiga hari untuk persiapan,” imbuhnya.

Menurut Thomas, saat ini tim nya tengah mendalami permasalahan ini dan pihaknya menyatakan akan konsisten apabila memang benar terjadi adanya pembullyan maka akan kita berikan teguran dan sanksi.

“Saat ini tim belum bisa menyimpulkan kebenarannya. Kita konsisten, kalau memang terjadi benar kita akan berikan teguran dan sanksi. Akan tetapi yang paling jelas, solusinya Alhamdulillah sudah kita dapatkan, dia akan pindah kelas, sudah OK, orang tua OK, dan pihak sekolah sudah memfasilitasinya,” tegasnya.

Diketahui, korban dugaan bullying di SMAN 9 kota Bandarlampung MR yang duduk di bangku kelas XII bersedia sekolah kembali dengan permintaan untuk pindah kelas.Hal tersebut diungkapkan dari surat klarifikasi pihak sekolah dengan nomor 421.3/2224/V.01/SMAN9/2025.(Din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Shares
Share via
Copy link