Jinakan Si Jago Merah, Damkar Bandarlampung Turunkan 10 Armada dan 50 Personel

BANDARLAMPUNG, RUANGEBRITA.CO.ID – Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan rumah toko (ruko) yang digunakan untuk bengkel dan toko elektronik di Jalan Ki Maja, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung. Selasa (28/7/2026).

Petugas pemadam kebakaran harus berjibaku selama hampir dua jam untuk menjinakkan amukan si jago merah yang melahap bangunan beserta seluruh isinya tersebut. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bandar Lampung, Anthony, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga terkait adanya kobaran api di kawasan padat penduduk tersebut. 

“Hari ini kita terima laporan terjadi kebakaran di Jalan Bima Sakti, Kecamatan Kedaton. Yang terbakar yaitu sebuah bangunan ruko yang digunakan untuk karpet elektronik,” ujar Anthony saat memberikan keterangan kepada media di lokasi kejadian.

Guna memadamkan kobaran api dan mencegah perambatan ke bangunan di sekitarnya, Dinas Damkar Bandar Lampung mengerahkan kekuatan penuh.

“Dari Dinas Damkar sementara ini sudah menerjunkan total 10 unti armada dengan kurang lebih personel sebanyak 50 orang personel,” tambah Anthony.

Upaya pemadaman ini juga berjalan solid berkat sinergi di lapangan. Petugas pemadam kebakaran turut dibantu oleh rekan-rekan TNi dan Polri yang sigap melakukan pengamanan serta membantu proses penanganan di lokasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, pihak pemadam kebakaran telah mengantongi dugaan sementara penyebab amukan si jago merah tersebut.

“Kebakaran sementara berasal dari korset Ng listrik,”” ungkap Anthony. 

Beruntung, insiden ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Anthony memastikan bahwa seluruh penghuni ruko berhasil menyelamatkan diri tepat waktu sebelum api membesar. 

“Pada saat terjadi kebakaran, ada empat penghuni yang Alhamdulillah bisa menyelamatkan diri. Hingga alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tegasnya. 

Terkait total kerugian materiil akibat musibah ini, pihak Damkar belum bisa memberikan angka pasti karena fokus utama petugas masih tertuju pada penuntasan pemadaman dan pengamanan lokasi.

“Kami belum bisa minta keterangan, artinya belum bisa kita taksir berapa kerugian. Yang sementara ini kita lihat sendiri masih dalam proses pendinginan, tapi memang belum berhasil kita benar-benar padam,” pungkas Anthony menutup keterangannya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan telah berhasil mengendalikan situasi sepenuhnya dan melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi menyala kembali. (Din/LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Shares
Share via
Copy link