BANDARLAMPUNG, RUANGBERITA.CO.ID – Kejaksaan Tinggi Lampung mengungkap nilai kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Lampung Utara tahun anggaran 2022 mencapai hampir Rp3 miliar.Selasa (13/1/2026).
Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Lampung, Armen Wijaya, mengatakan kerugian negara tersebut berdasarkan Laporan Hasil Audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung. Nilainya mencapai Rp2.982.675.686.
“Kerugian negara itu muncul akibat pengelolaan anggaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan melalui sejumlah kegiatan yang diduga fiktif,” kata Armen dalam keterangan resmi pada Selasa (13/1/2026).
Atas perbuatan tersebut, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis.
Penyidik menerapkan Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.
Selain itu, penyidik juga mengenakan Pasal 3 juncto Pasal 18 undang-undang yang sama serta juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Kejati Lampung menyatakan penyidikan perkara ini masih terus dikembangkan untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain yang turut menikmati atau bertanggung jawab atas kerugian negara tersebut. (Rls/Rb)
