BANDARLAMPUNG, RUANGBERITA.CO.ID -Ketua koordinator pelaksana Bazar Ta’jil Ramadhan Tahunan, Des Alfian, berkomitmen untuk membantu pemulihan dan penguatan ekonomi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kota Bandarlampung selama bulan ramadhan melalui kegiatan Bazar Ta’jil Ramadhan, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan Bazar Ta’jil Ramadhan Tahunan ini rencananya akan di gelar di Kelurahan Enggal Kecamatan Enggal kota Bandarlampung lebih tepatnya di Jalan Sriwijaya atau Jalan Majapahit (samping Masjid Al-Bakrie) pada tanggal 18 Februari -17 Maret 2026 pukul 15.30 wib sampai 18.00 wib.
Menurut Des Alfian, Kegiatan bazar tahunan ini sudah digelar sejak tahun 2000,(26tahun) dan untuk tahun ini peserta Bazar Ta’jil Ramadhan Tahunan ditargetkan mencapai 120 peserta.
“Rencananya kita akan pasang tenda sebanyak 30 unit untuk 120 peserta,” paparnya.
“Dan kegiatan Bazar Ta’jil Tahunan ini mendapatkan support dari Pemkot Bandarlampung, Ibu walikota Eva Dwiana setiap tahun pelaksanaan bazar,” imbuhnya.
Dan tidak lupa juga ketua pelaksana di temani sekretaris Ruddy ranggas mengantarkan/mengajukan surat pemberitahuan sekalian memohon untuk di dukun pelaksanaan ini oleh pihak masjid al-bakri (struktur kepengurusan terkait)
Dalam kesempatan ini, ia menghimbau kepada pelaku UMKM untuk senantiasa menjaga kebersihan tempat, lingkungan, dan perlengkapan dagang.
“Para pedagang wajib menjaga kebersihan, kenyamanan dan keindahan tempat. Semisal kalau gerobaknya sudah usam harus di cat kembali, kalau memang tidak dijaga kebersihannya maka akan kita coret dari peserta,” paparnya.
Terpisah, bendahara kegiatan Bazar Ta’jil Tahunan, Budi Hirawan menjelaskan bahwa sampai saat ini pendaftaran peserta sudah hampir mencapai target.
“Sampai detik ini peserta sudah mencapai 80℅ yang sudah mendaftarkan diri ke sekretariat. Tinggal tersisa beberapa slote lagi,” jelasnya.
Kedepannya, ia berharap dengan adanya kegiatan bazar Ta’jil Tahunan ini selain menjadi alat untuk meningkatkan pendapatan UMKM juga bisa menjadi sarana yang mempermudah masyarakat yang ingin mencari menu berbuka puasa hanya di dalam satu kawasan.
” Semoga dengan adanya ini masyarakat lebih mudah dalam mencari menu buka puasa karena penyajiannya hanya ada di satu lingkup kawasan. Dan kita sebagai panitia akan menjamin kenyamanan, dan keamanan pengunjung,” harapnya.
“Untuk keamanan, ketertiban, kami akan melibatkan kepemudaan wilayah terdekat, ” Sebut beliau. (Din/LN)
