Antisipasi Kemarau, Perumda Way Rilau Pastikan Pasokan Air Bersih Aman dan Terkendali

BANDARLAMPUNG, RUANGBERITA.CO.ID– PDAM Way Rilau Kota Bandar Lampung memastikan pasokan air bersih untuk masyarakat tetap aman di tengah kondisi cuaca kemarau yang sedang berlangsung. Meski beberapa wilayah mulai merasakan dampak cuaca kering, pihak PDAM menegaskan situasi pelayanan air bersih secara keseluruhan masih berjalan normal. Senin (17/8/2026).

Plt Direktur Umum PDAM Way Rilau, Zulkifli menjelaskan bahwa fokus utama jajarannya saat ini adalah mengantisipasi dampak kekeringan agar tidak mengganggu aktivitas harian warga. Distribusi bantuan air bersih pun terus berjalan stabil mengikuti laporan dari tingkat bawah.

“Intinya kalau untuk situasi kemarau atau kekeringan ini, pelayanan kita masih berjalan dengan normal. Semua permohonan bantuan air bersih yang masuk dari RT-RT atau lingkungan tetap kita proses dan kita salurkan secara kondisional,” ujar Direktur Umum PDAM Way Rilau, Senin (17/8/2026).

Pihak manajemen memilih fokus pada aspek distribusi bantuan langsung ke masyarakat dibanding membahas detail teknis kapasitas produksi di hulu. Mekanisme operasional tangki armada air gratis tetap mengandalkan keaktifan pengurus lingkungan dalam melaporkan kondisi wilayahnya.

“Sistemnya kan berdasarkan permintaan ya, jadi permohonan dari RT-RT masing-masing atau lingkungan yang masuk ke kita selama musim kemarau ini yang langsung dijadwalkan pengirimannya,” lanjutnya.

Melalui komunikasi yang aktif antara pihak kelurahan, ketua RT, dan PDAM Way Rilau, potensi dampak kekeringan di pemukiman warga Bandar Lampung diharapkan bisa terus termitigasi dengan baik tanpa harus menimbulkan kepanikan.

Zulkifli, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan. Pihak manajemen telah menyiapkan sistem cadangan (backup) pasokan yang kokoh untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dari pelanggan baru maupun bantuan tangki warga.

“Stok air bersih kita dijamin aman selama musim kemarau ini. Salah satunya karena kita dibantu oleh pasokan air curah yang mencapai 750 meter kubik per detik, kapasitas itu masih sangat cukup untuk mem-backup seluruh kebutuhan wilayah layanan,” ujar Zulkifli saat diwawancarai ruangberita.co.id

Dengan integrasi pasokan antara air curah, instalasi Rajabasa, dan optimalisasi Sumur Putri, Perumda Way Rilau optimistis seluruh permintaan sambungan baru yang naik hingga 10 persen serta distribusi tangki by request ke tingkat RT akan terus terlayani secara normal dan merata.(Din/LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Shares
Share via
Copy link