BANDARLAMPUNG, RUANGBERITA.CO.ID -Untuk menjaga inflasi, serta meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pangan sehari hari , pemerintah kota Bandarlampung membuat program pasar murah yang di gelar di seluruh Kecamatan yang ada di kota Bandarlampung, (29/10/2025).
Semua produk yang dijual di pasar murah merupakan subsidi dari pemerintah, yang masing-masing jenisnya, subsidinya berbeda.
Seperti beras dari harga normal Rp 74.500 dijual ke masyarakat sekitar Rp 49.500, dengan subsidi Rp 25.000. Untuk Gula Pasir dengan harga Rp 12.500 dari harga normal Rp 17.500, subsidi Rp 5000.
Sedangkan minyak goreng Rp 19.000 di jual hanya Rp 14.000 dibantu pemkot dengan subsidi Rp 5000. Sementara telur ayam harga normalnya Rp 30.000 dijual ke masyarakat Rp 22.500,diberikan subsudi Rp 7.500.
Jaga Stabilitas Harga

Pasar murah tersebut digelar dalam rangka menahan harga sembako yang kemungkinan naik menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
Pasar murah ini juga berkolaborasi dengan ritel modern dan Bank BI, termasuk dengan Diskes untuk pengecekan kesehatan di lokasi pasar murah.
Tujuan pasar murah ini sendiri tak lain untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau, selain itu warga juga dapat menikmati potongan harga atau harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar biasa. (Din/LN)
Dalam kegiatan pasar murah ini Pemkot Bandarlampung melalui dinas perdagangan menyediakan bahan pokok seperti beras premium, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, dan telur ayam.
